Pacaran 2 Bulan Mintak Berhubungan Intim, Gadis Belia Kaget Pegang Benjolan di Dada Pacar



 Istimewa

ilustrasi Gadis Belia

TRIBUNPEKANBARU.COM - Kedok wanita muda Istiqomah (24) alias Ram yang menyamar sebagai pria akhirnya terbongkar.

Hal itu terungkap saat Istiqomah mengajak kekasihnya gadis belia berinisial P (14) berhubungan intim di Kecamatan Talang Kelapa, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan.

Istiqomah akhirnya bisa mencabuli pacarnya setelah menyamar sebagai pria.

Kronologi

Kasus wanita mencabuli gadis belia berawal saat Istiqomah mengajak P berhubungan intim di rumahnya.

Saat itu, Istiqomah telah berpacaran dengan P selama dua bulan.

Kapolsek Talang Kelapa Banyuasin Kompol Sigit Agung Susilo didampingi Kanit Reskrim Iptu Panji Nugroho dan Panit Ipda Alvin menuturkan, penangkapan tersangka ini setelah pihaknya mendapatkan laporan dari orangtua korban.

Dari laporan itulah, langsung dilakukan penyelidikan terhadap pelaku.

Mengetahui pelaku ada di rumahnya, langsung dilakukan penangkapan.

"Awalnya kami mengira, pelaku ini memang seorang pria. Ternyata, setelah kami interogasi pelaku ini merupakan perempuan yang memalsukan identitasnya sebagai pria," ujar Sigit, Rabu (25/5/2022).

Menurut Sigit, pelaku yang sudah diamankan di Polsek Talang Kelapa Banyuasin sudah mengakui bila sudah melakukan tindakan asusila terhadap P.

Tindakan tersebut, dilakukan pelaku terhadap korban P di rumahnya.

Pelaku bersama korban, melakukan hal tersebut, di dalam kamar rumah pelaku.

"Pelaku kami kenakan pasal tentang UUD Perlindungan Anak dan tindak pencabulan anak di bawah umur. Pelaku ini juga, merupakan residivis kasus 365 dan baru satu tahun bebas," pungkas Sigit.

Ram mengaku ingin menjadi pria sejak berusia 19 tahun.

Meski cenderung sebagai pria, wanita tu juga menyukai pria.

Menurut Raam, P percaya kekasihnya adalah pria setelah Raam memperlihatkan KTP palsu.

Di KTP palsu itu tercantum jika Raam berjenis kelamin laki-laki.

Raam mengaku P sempat curiga jika P adalah wanita saat gadis belia itu memegang dada Raam.

Namun Raam mengatakan jika benjolan di dadanya bukanlah payudara, melainkan penyakit.

Wanita itu mengaku saat melakukan pencabulan dengan memasukan jarinya ke organ intim P.

"Untuk memuaskannya saja, cuman sekali saja melakukannya," ujar Raam.

Terbongkar

Terbongkarnya kedok Raam berawal ketika P tak kunjung pulang saat malam lebaran Idul Fitri.

Raam mengatakan jika P di rumahnya pada lebaran pertama dan kedua.

Kemudian, orangtua P melapor ke polisi. P pun ditemukan di rumahnya.

Di depan orangtuanya, P mengaku telah dicabuli oleh Raam.

Identitas Raam sebagai wanita terbongkar setelah diamankan polisi.

P pun syok dan trauma karena orang yang mencabulinya adalah juga wanita.

Iklan Atas Artikel

Iklan Bawah Artikel