Incest! Gadis Belia Berhubungan Badan dengan Bapaknya di Samping Ibunya

   


 Ilustrasi

Ilustrasi Gadis Belia

Incest! Seorang Gadis Belia berhubungan badan dengan bapaknya di samping ibunya, ternyata itu bukan yang pertama, namun yang kelima kalinya.

Gadis Belia belum menceritakan kepada polisi bagaimana ia bisa berhubungan badan dengan bapaknya pertama kali.

Namun, saat Gadis Belia itu berhubungan badan dengan bapaknya yang kelima kalinya, mereka ketahuan oleh saudaranya.

Dari pengakuan tersangka, ia nekat berhubungan badan dengan putrinya karna terbawa nafsu.

Ia mengancam akan memukul putrinya itu jika tidak mau berhubungan badan dengannya.

Seorang Gadis Belia berusia 16 tahun di Kecamatan Kelumpang Hulu, Kabupaten Kotabaru, Provinsi Kalimantan Selatan berulangkali disetubuhi ayah kandungnya.

Gadis Belia itu disetubuhi sejak ia duduk di kelas dua SD saat masih berdomisili di Palembang, Sumsel.

Ia tak sanggup menolak ajakan ayahnya yang berinisial AD (39).

Bahkan AD tak segan-segan menyetubuhi putrinya itu di samping istrinya yang sedang tidur.

Kasus ayah perkosa anak kandung di Kotabaru itu terbongkar ketika keluarga itu menginap di sebuah pondok milik kerabat AD yang bernama I Wayan Suastika di Dusun Ringgo, Desa Batu Lasung, Kecamatan Kelumpang Hulu pada 9 Mei 2022 lalu.

Di tengah malam, I Wayan Suastika mendengar korban berkata “yah sudah yah pindah tidur temeni ade”.

Suara itu terdengar oleh I Wayan dari ruangan di mana pelaku, korban dan ibunya tidur.

Penasaran dengan suara itu, I Wayan kemudian mengintip dari celah papan.

I Wayan langsung terkejut ketika melihat AD sedang menyetubuhi putrinya sendiri.

I Wayan pun memanggil pelaku “apa yang kamu lakukan yan, dengan nada bertanya.

Sontak pelaku langsung keluar dari pondok dan memohon agar tidak menceritakan perbuatannya itu kepada orang lain.

Permohonan tidak digubris, I Wayan tetap melaporkan perbuatan pelaku ke Polsek terdekat.

Kapolres Kotabaru AKBP M Gafur Aditya Harisada Siregar SIK melalui Kapolsek Kelumpang Hulu Iptu Abdul Shomad membenarkan kejadian tersebut.

Pihaknya sudah mengamankan pelaku yang adalah warga Kecamatan Hampang.

Menurut Abdul Shomad, Minggu (15/4/2022), AD melancarkan aksinya saat istri dan korban tidur.

AD mengancam akan memukul korban jika menolak melayani nafsunya.

Korban pun tidak berani melaporkan karena takut pelaku marah.

Pelaku mencabuli korban di Kotabaru sebanyak 5 kali.

Atas perbuatannya pelaku akan dijerat Pasal 82 ayat 2 UU No.17 tahun 2016 tentang penetapan peraturan pemerintah pengganti UU RI No.23 Tahun 2002 tentang perlindungan anak menjadi Undang-Undang.

Incest! Siswi SMP Berhubungan Badan dengan Bapaknya

Incest! Siswi SMP berhubungan badan dengan bapaknya berulang kali hingga hamil , ketahuan karena telat haid.

Seperti biasa, siang itu Siswi SMP itu pulang ke rumah dengan riang setelah belajar dan bermain dengan teman-temannya, saat itu ia tak terbayang akan dipaksa berhubungan badan oleh bapaknya.

Sesampai di rumah, Siswi SMP itu mengganti pakaiannya dan menjalani hari seperti biasa, dan saat itu Siswi SMP itu tidak punya firasat sedikit pun akan dipaksa berhubungan badan oleh bapaknya.

Baru ketika malam tiba, Siswi SMP itu terkejut karena tiba-tiba bapaknya masuk ke kamarnya dan ini tidak biasa, saat itulah Siswi SMP itu bahaya sedang mengancamnya.

Masih terkejut dengan kedatangan bapaknya, Siswi SMP hanya bisa melihat bapaknya dan duduk di kasur.

Tanpa diduga oleh Siswi SMP itu, kata-kata yang keluar dari mulut bapaknya itu membuat bulu kuduknya merinding.

Mengapa tidak, bapaknya mengajak Siswi SMP itu berhubungan badan .

Merasa aneh dengan permintaan bapaknya itu, Siswi SMP itu menolak.

Namun, bapaknya memaksa dan mengancam, sehingga Siswi SMP itu hanya bisa melayani bapaknya berhubungan badan .

Usai berhubungan badan untuk pertama kali itu, Siswi SMP itu menangis melihat darah perawannya di kasur.

Ia tak menyangka bapaknya tega berenggut kesuciannya dan merobek selaput dara nya.

Sejak kejadian itu, bapaknya sering meminta Siswi SMP itu untuk berhubungan badan .

Berulang kali sudah dipaksa berhubungan badan , Siswi SMP tiba-tiba tidak datang bulan alias hamil.

Itulah awal mula terbongkarnya perbuatan bejat bapaknya itu,

Siswi SMP itu sangat panik karena sudah dua bulan berlalu dirinya masih saja tak mengalami halangan seperti bulan-bulan sebelumnya.

Ternyata apa yang dialami oleh wanita ini berkaitan sama kelakuan ayah kandungnya.

Ayah di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan itu, terungkap telah tega memperkosa putri kandungnya.

Tak hanya sekali, pemerkosaan itu dilakukan pelaku beberapa kali hingga terakhir September 2021 lalu.

Korban yang masih berusia 13 tahun itu lalu memberanikan diri cerita kepada sepupunya.

Kepada sepupunya, korban mengaku panik lantaran beberapa bulan tidak datang bulan.

Korban berinisial SN (13) siswi SMP.

Kasat Reskrim Polres Gowa AKP Boby Rachman menyebut jika pelaku ditangkap di Lingkungan Tacciri Kelurahan Lembang Parang Kecamatan Barombong, Gowa beberapa waktu lalu.

AKP Boby menjelaskan kronologi rudapaksa tersebut.

Berawal ketika pelaku dan putrinya yang masih SMP itu tinggal di Bone 2016 lalu.

Kala itu saat malam hari pelaku masuk ke kamar korban.

Lalu pelaku memaksa korban untuk bersetubuhan.

Jika tidak dituruti, pelaku mengancam akan meninggalkan ibu korban.

"Korban merasa kesakitan dan dari alat vitalnya mengeluarkan darah," kata AKP Boby saat rilis di Mapolres Gowa, Senin (25/4/22).

Kata dia, pada tahun 2018, keluarga korban pindah tempat tinggal di Lingkungan Tacciri Kelurahan Lembang Parang, Kecamatan Barombong, Kabupaten Gowa.

Saat itu korban masih tinggal serumah dengan pelaku.

"Pasca berpindah tempat tinggal, kembali terjadi persetubuhan yang dilakukan oleh pelaku terhadap korban dengan cara dipaksa dan kembali diancam akan dipukul apabila pelaku tidak dilayani," bebernya.

Tidak sampai situ saja, bahkan pelaku berulang kali melakukan perbuatan keji itu.

Dia menyebut, terakhir kali korban di rudapaksa pada bulan September 2021 lalu.

Pada bulan Oktober dan November 2021, korban curiga sehubungan dengan datang bulan tidak seperti bulan-bulan sebelumnya.

Hingga pada bulan Desember 2021 datang bulan korban cuma 3 hari.

Korban pun memberanikan diri untuk menyampaikan kepada sepupunya bahwa ia beberapa bulan sudah tidak datang bulan.

Atas perbuatannya, pelaku dijeratkan pasal 81 ayat (1) dan ayat (3) Jo Psl 76D UU No.17 thn 2016 tentang penetapan perpu no 1 tahun 2016 tentang perubahan kedua atas UU no 23 thn 2002 tentang perlindungan anak.

Incest! Gadis Belia Berhubungan Badan dengan Bapaknya Selama 5 Tahun Berulang Kali

Kasus incest ! Seorang Gadis Belia terpaksa berhubungan badan dengan bapaknya selama 5 tahun berulang kali, sejak ia duduk di bangku SMP hingga jadi Gadis Muda.

Gadis Belia sebut saja Melati itu masih bau kencur, belum pernah berhubungan badan dengan siapapun, namun nasibnya berubah ketika ibunya menikah lagi.

Ibunya yang seorang Janda Muda itu menikah dengan seorang pria berinisial JN, dan saat itu Gadis Belia itu tidak pernah menyangka akan dipaksa bapak tirinya itu berhubungan badan .

Awalnya, Gadis Belia itu senang ibunya sudah menikah lagi, sehingga ibunya tidak perlu kesulitan dalam memenuhi kebutuhannya dan adik-adiknya.

Gadis Belia itu dengan senang berbincang dengan bapak tirinya itu dan merasakan kembali sebuah keluarga yang utuh.

Saat itu, Gadis Belia itu tak menyadari dia sedang menjadi target oleh bapak tirinya itu, karena pria itu sering mencuri pandang ke tubuh gadis itu.

Hari demi hari berlalu, Gadis Belia itu terus menjalankan aktivitasnya, sekolah dan membantu ibunya.

Namun suatu ketika, Gadis Belia itu tak menyadari bahaya sedang mengintainya.

Saat itu, ia didatangi bapak tirinya dan kemudian bapak tirinya itu memaksanya berhubungan badan .

Gadis Belia itu menolak, namun bapak tirinya itu mengancam gadis itu.

Apa yang bisa dilakukan Gadis Belia itu, ia hanya bisa melayani bapak tirinya itu berhubungan badan .

Usai kejadian itu, Gadis Belia itu diam seribu bahasa dan merahasiakan musibah yang menimpanya.

Namun, nasib malang itu ternyata belum berakhir, bapak tirinya kembali memaksanya berhubungan badan .

Sejak saat itu, saat rumah sepi atau saat ibu dan adik-adiknya sedang tidur, bapak tirinya akan memaksa Gadis Belia itu berhubungan badan .

Gadis Belia itu hanya bisa pasrah, tanpa tahu kapan nasib pilu ini akan berakhir menimpanya.

Sudah berulang kali dipaksa berhubungan badan oleh bapak tirinya, Gadis Belia itu semakin trauma.

Selama lima tahun, Gadis Belia itu dipaksa berhubungan badan oleh bapak tirinya itu, akhirnya perbuatan keji itu ketahuan.

Gadis Belia itu tinggal di Kecamatan Boyan Tanjung, Kabupaten Kapuas Hulu, Kalimantan Barat.

Hubungan terlarang dengan ayah tirinya itu terjadi sejak ia berusia 14 tahun, tepatnya pada 2017 lalu saat Bunga Siswi SMP kelas dua.

Hingga tahun 2022 ini pun, Bunga masih melayani ayah tirinya yang berinisial JN (45) itu di ranjang.

Jika dihitug, Bunga dan JN telah berhubungan badan lebih dari 50 kali.

Sebenarnya bukan dengan kerelaan hati Bunga melayani JN.

Ia terpaksa lantaran ia diancam oleh JN.

Dalam melancarkan aksinya pelaku mengancam akan membunuh ibu dan adik-adik korban.

Karena ancaman itu, korban terpaksa menuruti keinginan bejat ayah tirinya.

Pelaku melancarkan aksinya saat rumah sedang sepi atau ketika penghuni rumah lain sedang tidur.

Atas perbuatannya tersebut JN harus berhadapan dengan hukum, setelah dilaporkan oleh pihak keluarga korban itu sendiri yaitu Abang kandungan korban ke pihak Kepolisian setempat.

Kapolres Kapuas Hulu AKBP France Yohanes Siregar menyatakan, korban disetubuhi tersangka sejak korban berusia 14 tahun, masih berstatus pelajar kelas 2 (dua) SMP.

"Menurut keterangan korban, ia disetubuhi ayah tirinya tersebut dari tahun 2017, hingga sekarang ini berusia 19 tahun.

Ancaman pelaku kepadanya, akan membunuh ibu korban dan adik-adiknya," ujarnya kepada wartawan, di Mapolres Kapuas Hulu, Selasa 12 April 2022.

Dijelaskan Kapolres, bahwa pelaku satu rumah dengan korban, ibu korban dan adik-adiknya korban.

"Jadi pelaku menyetubuhi korban ketika rumah dalam keadaan sepi atau penghuni rumah sedang tidur," ucapnya.

Hasil keterangan pelaku itu sendiri, bahwa sudah lebih dari 50 kali merudapaksa anak tirinya tersebut.

Sementara pasal yang disangkakan ke pelaku bejat tersebut, dengan pasal 81 ayat (3) UU no. 17 tahun 2016 tentang penetapan peraturan pemerintah pengganti Undang-undang nomor 1 tahun 2016 tentang perubahan kedua atas undang-undang nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak menjadi undang-undang yang berbunyi, ancaman paling ringan 5 tahun dan paling lama 15 tahun penjara, dan denda paling banyak 5 miliar.

Incest! Gadis Belia Berhubungan Badan dengan Bapaknya 4 Tahun Berulang Kali

Kasus incest ? Seorang Gadis Belia awalnya pasrah berhubungan badan dengan bapaknya selama 4 tahun dan sudah berulang kali terjadi.

Namun, merasa dijadikan sebagai pelampiasan oleh bapaknya dalam berhubungan badan , Gadis Belia itu akhirnya berontak.

Walau selama 4 tahun telah pasrah berhubungan badan dengan bapaknya sampai 16 kali, namun hati nuranita tetap tidak menerima.

Ketakutan atas ancaman bapaknyalah yang membuat Gadis Belia itu mau diajak berhubungan badan berulang kali.

Padahal, Gadis Belia itu dipaksa berhubungan badan oleh bapaknya di rumah tempat tinggal mereka.

Selama 4 tahun dipaksa berhubungan badan oleh bapaknya, selama itupula Gadis Belia itu memendam rahasia bejat bapaknya.

Pertama kali dipaksa berhubungan badan oleh bapaknya itu, saat itulah selaput dara Gadis Belia itu robek dan merasakan sakit tak terkira.

Gadis Belia itu menahan sakit setelah dipaksa berhubungan badan itu, dan berharap ini adalah penderitaannya yang pertama dan terakhir.

Harapan Gadis Belia itu ternyata tinggal harapan, selain takut dengan ancaman bapaknya, ternyata penderitaannya masih terus berlanjut.

Untuk kedua kalinya Gadis Belia itu dipaksa bapaknya berhubungan badan .

Apa mau dikata, Gadis Belia itu tak kuasa menolak keinginan bapaknya berhubungan badan karena takut.

Walau sudah dua kali dipaksa berhubungan badan oleh bapaknya , Gadis Belia itu masih saja memendam rahasia itu.

Melihat Gadis Belia itu diam, bapaknya kembali memaksa berhubungan badan hingga berulang selama 4 tahun dan sudah dilakukan sebanyak 16 kali.

Terakhir, Gadis Belia itu kembali dipaksa berhubungan badan oleh bapaknya dan setelah itu ia melarikan diri dari rumah.

Setelah kembali ke rumah atas bujukan ibunya, saat itulah Gadis Belia itu memberikan pengakuan kepada ibunya bahwa ia telah dipaksa berhubungan badan oleh bapaknya berkali-kali.

Ibunya bak disambar petir mendengar pengakuan Gadis Belia itu, sehingga ibunya melapor ke polisi.

Akhirnya, pria berinisial S (54), warga Tanjung Morawa Kabupaten Deliserdang Sumatera Utara diamankan di Polresta Deliserdang.

Ia menjadi tersangka kasus rudapaksa pada anak kandungnya sendiri selama hampir 5 tahun.

Kasat Reskrim Polresta Deliserdang, Kompol I Kadek Hery Cahyadi menyebut kasus ini terungkap saat korban SM (14) pergi meninggalkan rumah.

Korban sudah tidak sanggup lagi melihat perlakuan sang ayah.

"Jadi benar pelaku ini adalah orangtua kandung korban.

Sekarang sudah kita amankan pelakunya.

Pelaku melakukan perbuatan sudah sejak tahun 2017," kata I Kadek.

Dari hasil pemeriksaan sementara pelaku disebut sudah melakukan perbuatan sebanyak 16 kali kepada darah dagingnya itu.

Perbuatan cabul itu dilakukan di dalam rumah dan selalu dengan pengancaman tindakan kekerasan.

"Tiga hari korban nggak pulang ke rumah dan setelah dibujuk baru kemudian terungkap.

Ibunya langsung membuat LP ke Polresta," kata I Kadek.

I Kadek menyebut pelaku dan istrinya selama ini satu kamar dengan korban.

Pelaku kini diancam dengan pasal 81 dan 82 Undang-Undang Perlindungan anak dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara.

Incest? Gadis Belia Berhubungan Badan dengan Bapaknya

Hubungan incest ? Seorang Gadis Belia berhubungan badan dengan bapak kandungnya, ternyata dipaksa hingga trauma dan kemudian ketahuan ibunya.

Gadis Belia itu tak menyangka pria yang seharusnya melindunginya akan memaksanya berhubungan badan , bahkan sering memarahinya.

Akibat dipaksa berhubungan badan itu, selaput dara Gadis Belia itu sudah dirobek oleh bapak kandungnya itu.

Gadis Belia yang masih polos itu hanya bisa menerima perlakuan bapaknya, begitu juga saat dipaksa berhubungan badan .

Belum tahu sudah berapa kali Gadis Belia dipaksa berhubungan badan oleh bapaknya, pastinya organ intim gadis itu luka-luka.

Dari pengakuan Gadis Belia itu, selain dipaksa berhubungan badan , organ intimnya juga sering diraba-raba oleh bapaknya itu.

Gadis Belia itu kini mengalami trauma akibat dipaksa berhubungan badan dan dimarahi oleh bapaknya itu.

Bahkan, Gadis Belia itu kadang menangis sendiri dan kadang tertawa sendiri usai dipaksa berhubungan badan itu.

Ibu Gadis Belia itu awalnya sudah melihat kejanggalan dari perilaku suaminya.

Namun, ia tak menyangka suaminya itu sudah memaksa Gadis Belia itu berhubungan badan .

Suatu hari, ibu itu memergoki suaminya meraba-raba organ intim Gadis Belia itu.

Saat itulah ibu itu yakin ada yang tidak beres antara Gadis Belia dan suaminya.

Ibu itu membawa Gadis Belia itu ke puskesmas untuk diperiksa.

Saat itulah perbuatan suaminya terbongkar.

Subuh itu jadi momen yang mengerikan bagi wanita berusia 37 tahun ini.

Dengan mata kepalanya sendiri, ia melihat putri kecilnya yang masih berusia 11 tahun mendapat perlakuan tak senonoh dari ayahnya.

Saat itu posisi putri kecilnya sedang tidur pulas.

Ia makin dibuat terkejut saat mengetahui orang yang meraba-raba putrinya itu adalah suaminya sendiri.

Ya, suaminya itu tega meraba bagian vital dari putri kandungnya sendiri.

Bahkan tak cuma itu, suaminya juga tega merampas keperawanan putri kecil mereka.

Sang istri awalnya tak menaruh curiga atas perlakuan bejat sang suami.

Tapi ia pernah memarahi suaminya karena tidur di samping putri mereka tanpa mengenakan celana dalam.

Saat itu, sang istri malah disebut tak waras oleh suaminya.

Ternyata benar saja, perilaku aneh suaminya itu ternyata bahkan telah merusak darah dagingnya sendiri.

Sang putri awalnya tak mau mengakui perbuatan ayahnya.

Namun saat dibawa ke puskesmas, ia pun akhirnya mengaku kepada petugas kalau dirinya telah dipaksa berhubungan badan oleh bapaknya sendiri.

Bahkan perbuatan bejat itu ternyata sudah dilakukan oleh sang ayah sejak tahun lalu, tepatnya pada Januari 2021 silam.

Dilansir dari Wartakotalive.com Senin (28/2/2022), perilaku bejat sang suami awalnya diketahui oleh istrinya, DH (37).

Sementara korban merupakan bocah perempuan berusia 11 tahun berinisial DN.

Korban tinggal bersama orangtuanya di Sukmajaya, Kota Depok.

Menurut penuturan DH, perbuatan bejat suaminya terhadap DH selama ini baru terungkap, Kamis (24/2/2022) lalu.

"Waktu itu saya nginap di rumah ibu saya bersama suami dan anak-anak.

Pas jam 4 pagi, saya bangun cari suami saya gak ada.

Saya cari-cari ternyata lagi meraba-raba alat kelamin anak saya, anak saya posisinya tidur," kata DH dilansir dari Wartakotalive.com, Senin (28/2/2022).

Usai mengetahui perilaku bejat suaminya itu, DH kemudian menceritakan hal tersebut kepada nenek korban.

"Saya ngomong ke ibu saya dan cari cara agar anak saya mau mengakui. Soalnya didesak gak mau ngaku," sambungnya.

Barulah pada Sabtu (26/2/2022), DH berinisiatif membawa puterinya ke puskesmas untuk menjalani pemeriksaan.

Saat itu, hanya korban dan petugas puskesmas yang boleh masuk ke ruang pemeriksaan.

Bahkan DH sebagai ibu korban pun dilarang masuk ke ruangan.

Dari hasil pemeriksaan, petugas puskesmas memberi kabar yang sangat mengagetkan bagi DH.

Petugas mengatakan bahwa alat kelamin puterinya mengalami luka-luka.

Kepada petugas puskesmas, bocah berusia 11 tahun mengaku dipaksa berhubungan badan oleh bapaknya yang berinial A.

"Awalnya jarinya ke kelamin anaknya, meraba payudara, berlanjut hingga berhubungan badan sampai sperma pun masuk ke dalam kewanitaannya," jelas DH menirukan ucapan petugas puskesmas.

Menurut pengakuan DH, memang sudah sejak lama suaminya itu berperilaku kasar kepada sang anak dan dirinya.

Bahkan, DH kerap dihina sebagai 'orang gila' dan 'tak waras' oleh suaminya.

Hal itu terjadi saat DH menegur sang suami yang tidur di sebelah korban tanpa mengenakan celana dalam.

"Suami saya sudah tidak memakai celana dalam, tidur di samping anaknya, saya heran banget. Tapi katanya gerah," ucap DH.

Ia melanjutkan, usai menjalani pemeriksaan dari puskesmas, di hari yang sama, DH mengantar puterinya untuk menjalani visum di Rumah Sakit (RS) Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur.

"Hari Selasa (besok) saya di suruh kembali lagi (ke RS Polri)," tambahnya.

Saat ini, ujar DH, korban dalam kondisi yang tak baik.

Korban sering menangis dan tertawa sendirian.

Kini, DH sedang menunggu hasil visum sebagai syarat melaporkan suaminya ke pihak kepolisian.

"Saya geram, kenapa dia masih bebas berkeliaran.

Saya harus mengikuti seluruh prosedur, pendampingan belum ada, masih nunggu visum nanti akan ada konseling," tutur DH. sumber data: tribunnews.com

Iklan Atas Artikel

Iklan Bawah Artikel