Bestieku Rebut Suamiku, Berhubungan Badan Saat Proses Cerai

 

Ilustrasi

Ilustrasi bestie ku

Seorang mama muda ketika sidang di pengadilan agama mengaku: " bestie ku rebut suamiku, berhubungan badan saat proses cerai".

Awalnya, hububungan suami istri mama muda ini dengan suaminya baik-baik saja, namun saat ia tahu suaminya berhubungan badan dengan bestie nya, ia semakin teguh untuk bercerai.

Apalagi, suami mama mdua berhubungan badan dengan bestie nya saat mereka dalam proses perceraian, artinya suaminya selingkuh saat hubungan mereka di ujung tanduk.

Kejadian yang tak disangka oleh mama muda itu berawal dari seringnya mama muda itu curhat kepada bestie nya.

Kondisi itu membuat bestie nya mengetahui permasalahan keluarga mama muda itu dengan suaminya.

Terutama, mama muda itu diketahui bestie nya sedang ribut dengan suaminya dan suaminya sedang kesepian karena mereka sempat pisah ranjang.

Saat itulah bestie nya memanfaatkan kondisi, selain memberikan saran kepada mama muda itu, si bestie juga mendekati suami mama muda itu.

Tidak saja mendekati suami mama muda itu, si bestie juga mengobati kesepian pria itu dengan berhungan badan dengannya.

Saat mama muda itu mengetahui bestie nya sudah menghianatinya, hubungannya dengan suaminya sudah tidak bisa diperbaiki lagi.

Namun apa dikata, nasi sudah menjadi bubur, penyesalan tak ada guna, curhat berujung kehilangan suami harus dialami mama muda itu.

Dari penjelasan mama muda bernama Lolita itu di pengadilan agama, Sarah adalah bestie nya .

Sarah sudah menjadi bestie Lolita sejak mereka masih kuliah.

Setelah lulus kuliah, Sarah dan Lolita bekerja di perusahaan berbeda, dan memiliki kehidupan mereka sendiri, tetapi mereka tetap berkomunikasi.

Lolita kemudian menikah, sedangkan Sarah masih betah melajang karena ia mempertimbangkan untuk bersuamidan memiliki anak.

Pada akhir pekan beberapa waktu sebelum terjadi keributan dengan suaminya, Lolita kedatangan tamu dan dia adalah Sarah.

Sejak saat itu, Sarah sering bermain ke rumah Lolita dan berjumpa dengan suaminya Jofan.

Tanpa disadari oleh Lolita, ternyata Sarah jatuh cinta kepada suaminya.

Dalam kondisi itu, muncul masalah antara Lolita dengan suaminya, mereka bertengkar hingga pisah ranjang.

Tanpa diketahui oleh Lolita, ternyata masih datang ke rumah suaminya dan berhubungan badan dengan suaminya.

Dalam waktu tertentu, Sarah juga bertemu dengan Lolita dan Lolita curhat tentang suaminya.

Sarah seolah memahami suami Lolita dengan baik dan paling masuk akal memberikan solusi dan penjelasan.

Setiap kali setelah meminta nasihat Sarah, Lolita akan berdebat dengan suaminya lebih keras, sehingga pisah ranjang berlangsung lebih lama.

Semakin Lolita mendengarkan analisis Sarah, semakin Lolita melihat bahwa suaminya mengerikan, tidak layak untuk menjadi suami yang baik dan seorang pria yang dapat diandalkan selama sisa hidupnya.

Lolita merasa, wanita luar biasa seperti dirinya layak mendapatkan pria yang jauh lebih sempurna daripada suaminya.

Marah dengan suaminya, Sarah menambahkan bahan bakar ke pertengkaran Lolita dan suaminya, sehingga hubungan mereka semakin renggang.

Akhirnya, kata perceraian terucap dari mulut Lolita setelah lebih dari satu tahun hidup bersama dengan Jofan.

Orang yang mengajukan cerai ke pengadilan agama adalah Lolita, karena saat itu Lolita marah, namun berharap suaminya akan introspeksi diri dan menunjukkan penyesalan.

Tapi siapa sangka, Jofan setuju untuk mengikuti sidang perceraian dan tidak mau merendahkan diri untuk minta maaf, maka hubungan mereka berlanjut ke pengadilan agama.

Dalam persidangan di pengadilan agama itulah terungkap semuanya sebagaimana dirangkum wartawan Eva.vn selama proses sidang.

Perceraian Lolita menarik perhatian media, sehingga sebulan kemudian, Lolita kembali menemui wartawan Eva.vn dan membeberkan kondisi terbarunya.

Lolita mendengar bahwa Jofan berencana untuk menikah dengan istri barunya.

Lolita tertegun dan tidak percaya, menyangka selama proses perceraian suaminya sudah berselingkuh.

Lolita frustrasi dan tidak terima kabar tersebut, Lolita pun menemui Jofan untuk meminta penjelasan.

Jofan setuju untuk bertemu tetapi dia datang ke pertemuan tidak sendiri, melainkan bersama calon istrinya.

Saat bertemu, Lolita kaget dan terkejut, Jofan membawa wanita cantik di sampingnya, tidak lain adalah Sarah bestie Lolita.

Saat itulah Lolita menyadari ia telah diprovokasi oleh Sarah untuk menceraikan suaminya.

Menyesal telah curhat kepada Sarah, Lolita hanya bisa tersenyum pahit dan hendak pergi.

Namun, sebelum pergi, Sarah berbicara kepada Lolita yang membuat hatinya semakin pedih.

"Maaf tapi aku sudah mencintainya sejak pertama kali kita bertemu.

Tapi saat itu kau dan dia sedang jatuh cinta jadi aku tidak punya pintu untuk masuk. Memang benar aku di tengah.

Tapi coba pikirkan, jika cintamu cukup besar, jika kamu cukup percaya dan mencintainya, tidak ada yang bisa mematahkannya.

Itu karena kamu tidak terlalu baik padanya.

Yakinlah untuk menemukan kebahagiaan lain untuk dirimu sendiri, aku akan menjaganya dengan baik.

Aku akan memberinya kebahagiaan, dia tidak boleh depresi dan frustrasi seperti saat dia bersamamu," ucap Sarah kepada Lolita.

Lolita menatap ngeri kepada bestie yang pernah dianggap sebagai saudara perempuannya.

Lolita menyadari satu hal lagi, ternyata karena cinta, orang bisa melakukan hal mengerikan seperti itu, menghianati bestie nya sendiri dan merebut suaminya.

Saat itu, Lolita juga mengetahui bahwa saat proses perceraian, Sarah menghibur Jofan dan mengungkapkan perasaannya kepada Jofan dan mereka juga berhubungan badan untuk mengikat Jofan.

Masih belum cukup menyakitkan apa yang diakui Sarah, Jofan juga mengeluarkan kata-kata pedas yang membuat Lolita semakin terpuruk.

"Kamu tidak bisa menyalahkan Sarah karena berkhianat, kebahagiaan adalah perjuangan dan cinta dalam menghadapi masalah.

Aku juga harus berterima kasih karena kamu telah meminta cerai sehingga aku memiliki kesempatan untuk menikahi wanita hebat sepertinya," ucap Jofan sambil tertawan bersama Sarah. sumber data: Eva.vn

Iklan Atas Artikel

Iklan Bawah Artikel