Tertangkap Polisi, 1 Wanita Terciduk Berhubungan Badan dengan 8 Pria di Sebuah Apartemen

Soha.vn

Blogger Ini Syok Apartemennya Jadi Tempat Kumpul 8 Remaja Pria dan 1 Wanita

TRIBUNPEKANBARU.COM - Sungguh gila aksi 8 remaja yang bersembunyi di salah satu apartemen ini.

Terungkap, ternyata mereka sudah 8 bulan menghuni apartemen tersebut.

Mereka bahkan menginap bersama dengan satu orang wanita di dalam kamar apartemen tersebut.

Namun akhirnya, aksi mereka ini diciduk oleh polisi.

Kedelapan remaja pria dan satu wanita itu berada di sebuah apartemen milik seseorang.

Mulanya perbuatan yang dilakukan oleh 8 pria remaja itu adalah saat seorang pria meminjamkan kunci rumahnya kepada kerabatnya.

Namun tak disangka, dia terkejut saat menemukan ada delapan pria dan satu orang wanita yang bersembunyi di rumah itu selama tiga bulan.

Pada bulan Mei, seorang blogger terkenal bernama Tieu Yu yang tinggal di China berbagi tentang kejadian yang baru saja dia alami.

Diketahui, dia membeli sebuah apartemen di pulau Ngoc Dao di Nam Duong, provinsi Ha Nam setahun yang lalu.

Dia membeli apartemen itu untuk pernikahannya.

Setelah menyelesaikan semuanya pada Januari 2021, dia memberikan kunci rumah kepada bibinya dan kembali ke provinsi Guangxi untuk bekerja.

Jadi rumah itu pada dasarnya tidak berpenghuni.

Pada tanggal 22 Mei, sepupu Tieu Yu memiliki pekerjaan dan melewati apartemen tersebut.

Saat melewati apartemen itu, sepupunya melihat lampu di apartemen itu menyala.

Setelah mengunjungi bibinya dan menerima jawaban bahwa dia tidak menggunakan apartemen,

Tieu Yu lantas bertanya kepada bibinya, namun bibinya menjawab bahwa dia tidak tinggal di apartemen tersebut.

Merasa curiga, Tieu Yu pun melaporkannya ke polisi.

Setengah jam kemudian, polisi dan Tieu Yu tiba di apartemen dan menemukan bahwa ada 8 pria dan 1 wanita yang tinggal di sini.

Menurut laporan, seluruh rumah dipenuhi sampah, berserakan dari meja ke lantai dengan potongan kertas, botol anggur, puntung rokok, dan bahkan kondom.

Saat memeriksa tagihan listrik, Tieu Yu menemukan bahwa kelompok orang ini telah tinggal di sini setidaknya selama 3 bulan.

Kamar yang didekorasi untuk hari pernikahannya malah digunakan oleh sekelompok orang asing itu untuk bercinta di ranjangnya.

Setelah bertanya-tanya kepada bibinya, bibinya pun mengaku meminjamkan kunci apartemen itu kepada putranya dan membawa teman-teman sekolahnya ke rumah itu untuk bermain.

Namun, wanita ini juga mengatakan bahwa dia menerima kunci asli setelah meminjamkannya.

Ternyata, sekelompok orang itu menggunakan kunci lain untuk keluar masuk apartemen tersebut.

Sebagian besar orang yang masuk ke rumah Tieu Yu berusia di bawah 16 tahun dan merupakan teman sekelas putra bibi Tieu Yu.

Hal ini bermula di sebuah pesta, sepupu Tieu Yu tak sengaja mengungkapkan bahwa Tieu Yu tidak tinggal di apartemennya.

Hal ini pun dimanfaatkan putra bibinya dan teman-temannya untuk mengambil kunci dan menggunakan apartemen Tieu Yu sebagai tempat berkumpul mereka.

Menurut polisi, saat masuk, gerombolan anak-anak ini juga menggunakan pipa besi untuk melawan.

Namun, setelah sadar ada polisi yang datang, mereka menjadi tenang.

Diketahui bahwa 7 orang tua dari kelompok anak di bawah umur ini menawarkan Tieu Yu kompensasi 2.500 yuan (sekitar Rp 5,6 juta).

Sumber Tribun Medan/ Tribunpekanbaru.com

 

Iklan Atas Artikel

Iklan Bawah Artikel